Suatu sore penuh syukur

Petang itu ba’da isya’, saya rebahan dikamar sambil membuka suatu media sosial yang sudah hampir seminggu lebih tidak saya buka..saking sibuknya. Saya memandangi langit-langit kamar…tiba-tiba tanpa sadar airmata saya menetes…saya bersyukur sekali dapat melewati hari-hari yang cukup berat di program sarjana terapan ini sebagai mahasiswa tugas belajar. Menurut saya, perjuangan saya dalam menyelesaikan program sarjana terapan ini cukup berat, terutama di skripsi, cukup berat karena saya sempat 2x ganti judul…di akhir-akhir mendekati ujian sering begadang..bahkan saya sampai terpaksa begadang hingga tidur sama sekali sampai pagi hari..hal ini terpaksa saya lakukan sampai 2 kali. Mungkin saya tidak perlu menceritakan dengan detail masalah penyusunan skripsi itu..karena prosesnya cukup menguras airmata juga..hehe..saya hanya ingin menceritakan pada akhirnya. Baru hari ini..saya merasa…legaaaaaaaaaa sekali…Alhamdulillahi Rabbil Aalamiiiin…Segala Puji Bagi Allah SWT…Terimakasih Yaa Allah telah selalu menolong saya…Terimakasih Yaa Allah telah selalu ada untuk saya…Disaat kuantitas tilawah berkurang karena saya yang sangat sering kelelahan…sampai beberapa keteraturan menjadi sempat tidak teratur…Allah tidak menjauhi saya…tetapi Allah mengingatkan saya untuk kembali dekat….Pada suatu literatur yang minggu lalu saya temukan, ada yang berbunyi begini: “Jika kamu ingin berbicara dengan Allah, shalatlah…Jika kamu ingin Allah berbicara kepadamu, bacalah Al-Qur’an.” Saya sangat rindu waktu-waktu dimana saya bisa membaca Al-Qur’an dengan sangat tenang, tidak terburu waktu dan semakin ingin terus membacanya. Saya sadar saya tidak selalu mendapatkan perasaan seperti itu setiap waktu, terlebih ketika saya sedang terburu-buru. Menurut saya, hati yang senantiasa dilembutkan untuk senantiasa mengingat Allah adalah berkah yang sangat banyak. Saya jadi teringat untuk terus selalu bersyukur…tilawah Al-Qur’an selain untuk memenuhi kebutuhan hati (karena bisa melembutkannya) dan mencapai target pribadi, tilawah juga demi bersyukur..shalat tepat waktu juga bentuk rasa syukur…segala kebaikan-kebaikan yang Allah beri kita ilham kepada kita untuk kita lakukan adalah bentuk rasa syukur. Semakin kita bersyukur..hal-hal yang membuat kita bahagia akan semakin sederhana :’)) diberi sedikit bersyukur…diberi banyak..Alhamdulillah menambah rasa syukur :’)) Maha Besar Allah :’)) Kemudian aku jadi teringat suatu hadits:

“Barang siapa yang Allah inginkan kebaikan baginya, Allah jadikan dia paham (faqih) dalam urusan agama.” (HR al-Bukhari dan Muslim).

Semakin kita mendekat kepada Allah SWT, kita semakin sadar akan hal-hal apa yang memang harus kita lakukan..dan hal-hal apa yang memang harus kita tinggalkan(yang tidak berhubungan dengan ibadah dan ketaatan pada Allah)…dunia kan hanya sementara :(( <ini bentuk tulisan #notetoself juga sebenarnya karena saya juga masih belajar mengamalkannya :’) >

Imam Ja’far al-Shadiq as berkata:
”Jika Allah mencintai seorang hamba, Allah ilhamkan kepadanya ketaatan, Allah biasakan ia dengan qana’ah (menerima apa yang ada), Allah karuniakan baginya pemahaman agama, Allah menguatkannya dengan keyakinan, Allah cukupkan baginya dengan sifat al-kafaf, Allah memakaikannya dengan sifat al-‘afaf. Sebaliknya jika Allah membenci seorang hamba maka Allah jadikan dia mencintai harta dan Allah mudahkan baginya untuk memperolehnya, Allah ilhamkan kepadanya dunianya, Allah serahkan dia pada hawa nafsunya, maka ia mengendarai al-‘inaad, ia mudah berbuat fasad, dan menzhalimi hamba-hamba (Tuhan)”2]

Sesungguhnya Allah mengilhamkan kepada jiwa semua manusia ketaatan dan maksiat, namun beruntunglah orang yang mengambil ilham ketaatan dan merugilah orang yang mengambil ilham kemaksiatan.

Rasulullah SAW bersabda:

“Bersemangatlah dalam hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah dan janganlah kamu malas! … (HR. Muslim)

Jika kita mengusahakan sesuatu untuk kebaikan, insyaaAllah Allah akan selalu menolong kita dan memberi jalan. Semoga kita bisa terus mengambil ilham ketaatan untuk melakukan lebih banyak kebaikan :’))

Mari terus sama-sama belajar menjadi lebih baik :’))

 

Tangerang Selatan, 11 September 2015

 

Seorang Pejuang :’)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment *